Mohamed Sheikh Yusuf
14 Juni 2018•Update: 16 Juni 2018
Mohamed Sheikh Yusuf
ISTANBUL
Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) menyebutkan, sejak Mei 2017, sedikitnya 1.109 warga di provinsi Idlib, Suriah, tewas karena serangan pasukan rezim Bashar al-Assad dan Rusia.
Jumlah tersebut mencakup 255 anak dan 209 perempuan.
Dalam laporannya yang dirilis pada Rabu, SNHR mengungkapkan bahwa sebanyak 233 serangan terjadi di 50 sekolah, 34 rumah sakit, 16 dan pasar. Selain itu, 32 pembantaian juga telah terjadi.
Laporan itu juga mendokumentasikan adanya 19 serangan bom tandan, 16 bom api, dan satu senjata kimia oleh pasukan rezim Assad yang didukung oleh pasukan Rusia.
Menurut SNHR, pesawat rezim Assad menjatuhkan 752 bom barel di Idlib.
Suriah telah terkepung dalam perang sipil sejak 2011, ketika rezim Assad menyerang kelompok pro-demokrasi dengan brutal. Sejak itu, ratusan ribu jiwa tewas akibat konflik tersebut.