Rhany Chairunissa Rufinaldo
24 Januari 2019•Update: 24 Januari 2019
ANKARA
Presiden Nicolas Maduro dari Venezuela mengumumkan bahwa negaranya memutuskan semua hubungan dengan Amerika Serikat (AS) setelah Washington mengakui Presiden Majelis Nasional yang dikuasai oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara.
Maduro membuat pengumuman saat berbicara kepada para pendukungnya yang berkumpul di Istana Presiden di Caracas untuk menunjukkan dukungan melawan demonstrasi.
Mengklaim bahwa AS mengorganisir kudeta terhadap pemerintah negara yang sah, Maduro memberikan 72 jam bagi diplomat AS untuk meninggalkan negara itu.
Presiden AS Donald Trump mengakui pemimpin oposisi Venezuela, Guaido, sebagai presiden sementara negara itu.
Langkah ini menyebabkan peningkatan paling signifikan dalam perseteruan yang sedang berlangsung antara Washington dan Maduro.