Surya Fachrizal Aprianus
25 Maret 2018•Update: 26 Maret 2018
Gokhan Ergocun dan Tuba Sahin
BURSA
“Uni Eropa harus diperluas dari London ke perbatasan Turki di timur,” kata mantan Presiden Kroasia Ivo Josipovic, Sabtu.
Berbicara pada sesi berjudul "Masa Depan Eropa" pada KTT Ekonomi Uludag ke-7 di provinsi barat laut Bursa, Josipovic mengatakan, "Eropa tidak lengkap tanpa Serbia, Bosnia dan Herzegovina, Makedonia [dan] semua negara lain, termasuk Turki."
Dia mengatakan Uni Eropa perlu bertanya pada dirinya sendiri, "Apakah kita ingin memperbesar atau membuat penghalang di perbatasan kita?"
Negara-negara pecahan Yugoslavia dari Serbia, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro dan Macedonia juga harus diizinkan untuk bergabung dengan Uni Eropa, katanya.
“Banyak orang lupa bahwa Uni Eropa tidak sekedar proyek ekonomi. Tetapi juga proyek perdamaian melalui alat-alat ekonomi," katanya.
Dia menyebut Turki sebagai "kapal besar" sementara Kroasia "perahu kecil".
"Turki adalah negara yang sangat besar dengan ekonomi, militer, ilmu pengetahuan, pendidikan, kesehatan," kata Josipovic.
Karena itu, akan lebih sulit bagi Turki untuk menyesuaikan masyarakatnya dengan beberapa persyaratan UE, ketimbang negara-negara kecil seperti Kroasia.
"Kedua, Kroasia, sebagai negara kecil, benar-benar berkonsentrasi pada masalahnya sendiri, tetapi Turki memiliki ambisi global dan itu juga sesuatu yang mempengaruhi perundingan," katanya.
KTT dua hari, yang diselenggarakan oleh majalah Capital dan Economist, telah mengumpulkan 1.200 pengusaha dari seluruh dunia.