Maria Elisa Hospita
14 Desember 2019•Update: 16 Desember 2019
Mohamed Sabry Emam Muhammed
KHARTOUM
Mantan presiden Sudan Omar al-Bashir dijadwalkan untuk hadir di pengadilan di Khartoum pada Sabtu untuk mendengarkan putusan sidang korupsi.
Al-Bashir, 75, menghadapi tuduhan korupsi, kepemilikan mata uang asing, dan menerima hadiah secara ilegal.
Gelombang protes selama berbulan-bulan telah mendorongnya untuk lengser dari kursi kekuasaannya.
Pada April, al-Bashir dicopot dari jabatannya oleh militer.
Setelah lengser, pihak berwenang pun menyita uang EUR7 juta, USD351.000, dan SDG5 juta dari kediaman al-Bashir.
Sejak itu, dia telah ditahan di penjara Kober di Khartoum.