25 Januari 2019•Update: 25 Januari 2019
Cuneyt Karadag
BERLIN
Menteri luar negeri Jerman menyatakan dukungannya bagi Presiden Majelis Nasional Venezuela Juan Guaido, yang telah menyatakan dirinya sebagai presiden sementara.
"Jerman dan Uni Eropa tidak netral. Kami mendukung Majelis Nasional, yang dipilih oleh rakyat," kata Heiko Maas di New York seperti dikutip Kementerian Luar Negeri Jerman.
Maas mengatakan Presiden Venezuela Nicolas Maduro tidak memiliki "legitimasi demokratis" sebagai presiden.
"Bersama dengan mitra-mitra Eropa-nya, Jerman menyerukan proses politik yang damai dan pemilihan ulang yang demokratis," tambahnya.
Sebelumnya, Maas mengatakan kepada media Jerman Deutsche Welle bahwa mereka mendukung Guaido yang menunjukkan Jerman berada di pihak pemimpin oposisi Venezuela.
Maas, yang berpendapat bahwa terjadi pelanggaran selama pemilihan presiden di Venezuela, mengatakan Jerman telah menyerukan dilakukannya pemilu ulang.
Presiden A.S. Donald Trump mengumumkan pada Rabu bahwa Washington mengakui Guaido sebagai presiden sementara Venezuela.
Deklarasi Guaido juga diakui oleh Kanada dan beberapa negara Amerika Latin.
Maduro mengecam keputusan itu dan mengatakan negaranya memutuskan hubungan diplomatik dengan AS, memberikan tenggat waktu 72 jam bagi para diplomat AS untuk pergi.
Maduro menyampaikan pengumumannya saat berbicara kepada para pendukung yang berkumpul di depan istana kepresidenan di ibu kota Caracas.