Muhammad Abdullah Azzam
12 Maret 2021•Update: 13 Maret 2021
Gozde Bayar, Seda Sevencan
ANKARA
Turki akan terus mempertahankan integritas teritorial Suriah dan melindungi warga sipil di negara yang dilanda perang itu, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu di ibu kota Qatar, Doha pada Kamis.
"Turki akan terus mempertahankan integritas teritorial Suriah, melindungi warga sipil, dan memerangi kelompok teroris," kata Cavusoglu dalam pertemuan trilateral menteri luar negeri Turki, Qatar, dan Rusia.
Dia mengatakan para menteri membahas bagaimana cara berkontribusi untuk perdamaian jangka panjang di Suriah.
Menggarisbawahi tuntutan sah dari warga sipil telah diabaikan, dia mengatakan warga Suriah terkena dampak negatif dari konflik selama lebih dari satu dekade.
Cavusoglu juga berterima kasih kepada Qatar-nya atas inisiatif kebaikannya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan dia membahas dengan sejawatnya dari Turki dan Rusia tentang "situasi kemanusiaan di Suriah dan memfasilitasi pengiriman bantuan."
"Kami menekankan persatuan wilayah Suriah dan menolak solusi militer untuk krisis tersebut," kata Al Thani.
Mereka juga menekankan pentingnya krisis Suriah bagi Qatar dan peran kemanusiaan Doha.
"Tidak perlu ada kehadiran militer di Suriah dan kami mendukung persatuan tanah Arabnya," tutur Al Thani.
Suriah dilanda perang saudara sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak protes pro-demokrasi dengan keganasan yang tak terduga.
Selama 10 tahun terakhir, ratusan ribu orang telah tewas dan lebih dari 10 juta mengungsi, menurut laporan PBB.