Muhammad Abdullah Azzam
07 Mei 2019•Update: 08 Mei 2019
Ali Cura
MOSKOW
Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza mengatakan dalam konferensi pers di Moskow bahwa negaranya akan melawan intervensi Amerika Serikat (AS) jika negara adidaya itu menggunakan opsi militer terhadap Venezuela.
Arreaza mengungkapkan bahwa negaranya akan melawan setiap serangan bersenjata oleh AS.
“Kami siap untuk setiap skenario. Namun prioritas kami adalah kepercayaan kami terhadap diplomasi,” tutur dia.
Arreaza menekankan bahwa Venezuela mendukung perdamaian dan negaranya ingin membicarakan perdamaian dengan semuanya.
“Bila AS memilih opsi militer, kami memiliki angkatan bersenjata, kami memiliki milisi rakyat, kami punya rakyat,” lanjut Arreaza.
“Kami tak hanya siap untuk berjuang dan melakukan perlawanan, tapi kami juga siap untuk menang, tak peduli seberapa kuat tentara lawan, kami siap untuk mengalahkan semuanya.”
Arreaza mencatat bahwa kedepannya jumlah ahli militer Rusia di Venezuela dapat ditingkatkan.
“Kini sudah ada komisi ahli (militer) di Venezuela. Komisi ini tentu saja dapat diperluas,” ujar Menlu Arreaza.
Arreaza menyampaikan harapannya bahwa dukungan yang diberikan Rusia dan China dapat mengatasi blokade AS terhadap negaranya.
Venezuela berharap kedua negara tersebut dapat menemukan metode alternatif baru dalam mentransfer uang yang kini masih di bawah kendali AS.