Rhany Chairunissa Rufinaldo
25 Februari 2019•Update: 26 Februari 2019
Aydogan Kalabalik
KAIRO
Para pemimpin tinggi Mesir dan Arab Saudi fokus pada isu Palestina selama KTT antara negara-negara Arab dan UE, Minggu.
Menyampaikan pidato pada KTT yang diadakan di kota wisata Mesir Sharm al Sheikh, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyerukan resolusi komprehensif untuk masalah Palestina.
Dia menekankan bahwa kekuatan regional memiliki peran dalam ketidakmampuan untuk menyelesaikan konflik di Libya dan Yaman selama KTT bertema "Investasi dalam Stabilitas" itu.
Sementara itu, Raja Saudi Salman bin Abdulaziz mengatakan Palestina adalah prioritas negara-negara Arab, menambahkan bahwa negaranya menginginkan resolusi damai untuk konflik Yaman di bawah inisiatif oleh negara-negara Teluk.
Raja Salman menyerukan aksi internasional bersama terhadap Iran, yang dia kutuk karena meluncurkan rudal balistik ke tanah Saudi dan mengancam keamanan Laut Merah.
KTT Uni Eropa-Arab pertama dibuka di resor Laut Merah Mesir Sharm el-Sheikh pada Minggu di tengah partisipasi tinggi dari para pejabat Eropa.
Pertemuan yang berlangsung selama dua hari itu dihadiri perwakilan tingkat rendah dari setengah negara-negara Arab, menurut pernyataan resmi dan laporan media Arab.
Para pemimpin Mesir, Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Irak, Palestina, Tunisia, Yaman, Libya, Somalia, dan Djibouti berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.
Sementara delegasi Lebanon dan Maroko akan dipimpin oleh perdana menteri, sementara Yordania, Sudan, Mauritania dan Komoro akan diwakili oleh para menteri luar negeri.
Delegasi Qatar untuk Liga Arab yang berbasis di Kairo Ibrahim al-Sahlawi akan memimpin delegasi negara Teluk, sementara Uni Emirat Arab diwakili oleh gubernur provinsi Fujairah.
Jerman belum membuat pernyataan tentang ketidakhadirannya pada hari pertama KTT sementara delegasi Perancis juga dilaporkan tidak hadir.