Rıskı Ramadhan
30 Januari 2018•Update: 31 Januari 2018
Ekip
KAIRO
Sebanyak 13 organisasi hak asasi manusia (HAM) di Mesir meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera mencegah eksekusi hukuman mati yang telah diputuskan di negara tersebut baru-baru ini.
Dalam sebuah pesan terbuka yang ditujukan untuk pejabat-pejabat PBB, mereka meminta PBB menggunakan wewenang sahnya untuk mendesak Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengganti hukuman mati dengan hukuman lain.
Melalui pesan tersebut, organisasi-organisasi HAM itu menyatakan bahwa keputusan hukuman mati yang dijatuhkan di Mesir baru-baru ini tidak sesuai dengan peraturan dasar hukum yang adil. Dokumen terkait kasus yang dijatuhi hukuman mati juga dilampirkan dalam pesan tersebut.
Menurut pesan yang sama, telah diputuskan 27 hukuman mati di Mesir selama al-Sisi mulai menjabat sebagai presiden pada 8 Juni 2014 hingga 2 Januari 2018.
Pihak berwenang Mesir membantah tudingan-tudingan terkait independensi peradilan di negara tersebut, mereka menyatakan bahwa proses pengadilan militer maupun sipil “independen dan netral”.