Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 September 2019•Update: 03 September 2019
Aamir Latif
KARACHI, Pakistan
Perdana Menteri Imran Khan pada Senin mendesak komunitas Sikh untuk bersuara menentang pencabutan otonomi lama wilayah Jammu dan Kashmir oleh India yang memicu kecaman internasional.
Seruannya diasampaikan pada sesi penutup dari Konvensi Sikh Internasional yang diadakan di timur laut Kota Lahore menjelang perayaan 550 tahun kelahiran Baba Guru Nanak, pendiri agama Sikh, yang akan diadakan pada November di Pakistan.
Sardar Ramesh Singh, pemimpin komunitas Sikh setempat, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa ratusan umat Sikh dari Pakistan dan berbagai penjuru dunia lainnya, termasuk Eropa, Kanada dan Amerika Serikat menghadiri upacara yang diselenggarakan oleh pemerintah Pakistan.
"Pemerintah India mengupayakan ideologi rasis RSS, yang tidak akan mengecualikan umat Kristen, Sikh dan bahkan Hindu berkasta rendah setelah umat Islam. Anda semua (Sikh) harus bersuara menentang ideologi ini," tegas Khan.
Dalam pidato yang disiarkan di stasiun televisi lokal, Khan menegaskan bahwa negaranya tidak akan memulai tindakan apa pun, yang dapat memicu perang antara dua negara tetangga tersebut, tetapi memperingatkan bahwa Islamabad tidak dapat mentoleransi apa yang terjadi di Kashmir.
“Tidak akan ada langkah pertama dari pihak kami. Tetapi pada saat yang sama, kami tidak bisa mentoleransi kekejaman di Kashmir yang diduduki. Tidak hanya Muslim, tetapi orang-orang yang cinta damai dari agama apa pun tidak bisa mentoleransi ini," ujar sang perdana menteri.
Khan juga mengingatkan bahwa baik Pakistan dan India sedang dalam bahaya karena ketegangan yang membara antara kedua negara nuklir.
Menurut dia, meskipun ketegangan meningkat di Kashmir, Pakistan akan melanjutkan rencananya untuk membuka perbatasan Kartarpur untuk para peziarah Sikh menjelang perayaan 550 tahun kelahiran Baba Guru Nanak.
Kedua belah pihak telah mengadakan pertemuan para ahli teknis pekan lalu, yang membahas pembukaan Koridor Kartarpur di Zero Point, titik di mana pihak India dan Pakistan akan bertemu.
Perbatasan Kartarpur menghubungkan Kota Narowal di timur laut Pakistan dan Distrik Gurdaspur di barat India.
Kartarpur Sahib Gurdwara terletak di Narowal - sekitar 115 kilometer dari ibu kota provinsi Lahore - adalah salah satu kuil paling dihormati oleh komunitas Sikh karena Baba Guru Nanak menghabiskan 18 tahun terakhir hidupnya di sana.
Kuil dan Gurdaspur hanya berjarak 3 kilometer, tetapi penutupan perbatasan membuat peziarah Sikh dari India melakukan perjalanan ratusan kilometer untuk mencapai tempat itu, melalui Amritsar dan Lahore.