Maria Elisa Hospita
06 September 2018•Update: 06 September 2018
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Perdana Menteri yang baru terpilih Imran Khan pada Rabu menerima pengunduran diri salah satu penasihatnya.
Babar Awan, penasihat perdana menteri dalam urusan parlemen, mengundurkan diri pada Selasa malam ketika National Accountability Bureau (NAB) mengajukan kasus korupsi atas dirinya dan mantan Menteri Air dan Listrik Raja Pervez Ashraf.
Awan juga sempat menjabat sebagai menteri hukum selama pemerintahan Partai Rakyat Pakistan pada 2008-2013. Dia kemudian keluar dari partai itu dan bergabung dengan Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI).
Pada 18 Agustus, Khan menunjuk Awan sebagai penasihatnya.
Menurut NAB, kedua mantan menteri itu diduga terlibat korupsi dalam proyek listrik di Nandipur yang telah merugikan anggara negara sebesar PKR27 miliar (USD219 juta). Namun, Awan telah menolak tuduhan itu.
"Saya telah beberapa kali meminta NAB untuk memberi saya hak membela diri dari tuduhan-tuduhan palsu itu, tetapi saya tidak pernah diberi kesempatan itu," cuit Awan lewat Twitter.