Maria Elisa Hospita
30 Januari 2019•Update: 30 Januari 2019
Nilay Kar Onum
ISTANBUL
Parlemen Eropa dan Dewan Eropa pada Selasa resmi menyepakati aturan baru dengan mengeluarkan visa kunjungan singkat untuk warga dari 100 negara non-Uni Eropa yang bepergian ke Uni Eropa.
Lewat sebuah pernyataan, parlemen mengatakan biaya visa umum akan dinaikkan dari USD69 menjadi USD91 dengan kemungkinan pembebasan biaya visa bagi anak-anak di bawah usia 6 tahun, pelajar, dan peneliti.
Aplikasi visa harus diajukan antara enam bulan hingga 15 hari sebelum perjalanan.
"Prosedur untuk pelancong bonafide akan lebih sederhana, dan akan ada hubungan langsung antara visa dan kebijakan migrasi," jelas pernyataan itu.
"Negara-negara anggota UE juga harus bekerja dengan penyedia layanan eksternal untuk mengelola permintaan visa di negara-negara non-UE di mana mereka tidak hadir atau diwakili; dan fasilitas tambahan untuk atlet dan artis yang sedang melakukan tur di UE, dan beberapa visa masuk untuk orang-orang yang sering melancong," tambah parlemen.
Menurut pernyataan itu, tujuan perubahan aturan itu adalah untuk "memfasilitasi perjalanan yang sah untuk pariwisata, perdagangan, dan bisnis, sekaligus mencegah imigrasi ilegal dan berkontribusi pada keamanan internal".
Kesepakatan tak resmi saat ini akan dipilih di Komite Kebebasan Sipil dan juga perlu dikonfirmasi dalam sidang pleno sebelum diadopsi secara resmi oleh Dewan Menteri.