Muhammad Abdullah Azzam
30 Januari 2019•Update: 30 Januari 2019
Bayram Altuğ
JENEWA
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam serangan-serangan yang dilakukan oleh sekelompok pemukim Yahudi di Tepi Barat.
Dalam beberapa hari terakhir, pemukim Yahudi menyerang penduduk desa Al-Mugir dengan menggunakan senjata tajam.
"Kami sangat prihatin dengan serangan dan kekerasan yang dilakukan dalam waktu lama terhadap warga Palestina di desa Al-Mugir di Tepi Barat pada Sabtu lalu," kata juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) Rupert Colville di markas PBB di Jenewa.
Colville mengungkapkan seorang ayah berusia 38 tahun, Hamdi Taleb Na'asan tewas tertembak dalam serangan itu.
Petugas OHCHR di daerah itu melaporkan bahwa sekelompok pemukim Yahudi terdiri dari 30 orang dan beberapa di antara mereka menggunakan senjata tajam dalam aksi penyerbuan desa Palestina itu.
Juru bicara Colville mengungkapkan enam orang lainnya menderita luka-luka setelah sekelompok penyerang itu melepaskan tembakan dengan peluru tajam di desa itu.
Colville juga mengkritik tindakan menggunakan gas air mata untuk membubarkan warga Palestina yang berkumpul untuk melawan serangan-serangan pemukim Yahudi itu.
Akibat kejadian itu, tiga warga Palestina terluka.
Colville menekankan para pelaku yang menewaskan dan melukai warga Palestina harus ditangkap dan diadili di pengadilan.
Dia memperingatkan Israel harus melindungi rakyat Palestina dari serangan semacam itu seperti tertuang dalam hukum internasional.