Muhammad Nazarudin Latief
20 Maret 2019•Update: 20 Maret 2019
ANKARA
Komisi Hak Asasi Manusia parlemen Turki akan mengunjungi Selandia Baru untuk menunjukkan solidaritas pada para korban serangan teror Jumat di masjid-masjid Christchurch, kata kepala komisi itu, Selasa.
"Kami akan melakukan kunjungan pemeriksaan ke Selandia Baru untuk menunjukkan solidaritas dengan para korban pembantaian yang tidak manusiawi dan pemerintah Selandia Baru yang mendekati insiden itu dengan akal sehat yang layak dihargai," ujar Hakan Cavusoglu dalam sebuah pernyataan.
Turki akan terus berjuang melawan pernyataan kebencian anti-Islam dan memperluas solidaritas dengan Muslim lokal dari Austria ke Australia, kata Cavusoglu.
Mengingat pembantaian 50 orang, di Christchurch pada hari Jumat di dua masjid, Cavusoglu mengutuk serangan itu dan menyampaikan harapan baik bagi yang terluka.
Dia mengatakan bahwa orang-orang ini terbunuh hanya karena mereka adalah Muslim.
Setidaknya 50 Muslim terbunuh ketika seorang teroris menembaki jamaah saolat Jumat di masjid Al Noor dan Linwood di Christchurch di Selandia Baru.
Dia mengatakan meningkatnya Islamofobia di seluruh dunia telah membuat nilai-nilai HAM PBB dan UE tidak berarti bagi umat Islam.
Dia mendesak untuk mendefinisikan tindakan anti-Islam sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan, seperti halnya anti-Semitisme.
Ditulis oleh Sena Guler