Rhany Chairunissa Rufinaldo
13 Desember 2019•Update: 14 Desember 2019
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Hasil awal yang diumumkan di 600 dari total 650 konstituensi, Partai konservatif terkemuka Inggris Tory memenangkan pemilihan umum pada Kamis setelah memperoleh lebih dari 326 kursi di Dewan Perwakilan.
Menurut hasil tersebut, Tory yang dipimpin oleh Boris Johnson sekarang memiliki mayoritas legislatif di parlemen.
Johnson mengucapkan terima kasih kepada semua pemilih dalam pidato kemenangannya setelah mengamankan kursi di daerah pemilihan Uxbridge dan Ruislip Selatan.
"Pemerintah Konservatif satu negara ini telah diberi mandat baru yang kuat untuk menyelesaikan Brexit dan bukan hanya untuk menyelesaikan Brexit tetapi untuk menyatukan negara ini dan membawanya maju," ujar dia.
- Partai Buruh
Sementara itu, Partai Buruh diproyeksikan mendapat hasil terburuk dalam beberapa dekade.
Partai itu sejauh ini hanya memenangkan 195 kursi, kehilangan lebih dari 70 kursi yang dimilikinya sejak 2017.
Berbicara pada pidato kemenangan setelah mengamankan kursi di daerah pemilihan Islington North, Jeremy Corbyn mengatakan dia akan terus memimpin partai selama proses refleksi dan mengisyaratkan rencana pengunduran dirinya.
"Saya ingin juga menjelaskan bahwa saya tidak akan memimpin partai dalam kampanye pemilihan umum selanjutnya," ungkap dia.
Corbyn mengatakan dia akan memimpin partai selama periode itu untuk memastikan bahwa diskusi berlangsung dan partai bisa bergerak menuju masa depan.
"Saya akan berdiskusi dengan partai untuk memastikan ada proses refleksi sekarang tentang hasil ini dan kebijakan yang akan diambil oleh partai," tutur dia.
- Partai Nasional Skotlandia
Menurut survei exit poll, Partai Nasional Skotlandia (SNP) akan memenangkan 55 kursi, tetapi berdasarkan hasil peghitungan awal, partai itu telah mengamankan 45 kursi.
Pencapaian itu akan dianggap kesuksesan karena telah menghapus kenangan buruk hasil pemilihan 2017.
Partai ini memiliki agenda untuk mengadakan referendum kemerdekaan kedua pada 2020, jika Skotlandia diseret keluar dari Uni Eropa bertentangan dengan keinginannya.
Mayoritas pemilih di Skotlandia memilih untuk tetap berada di UE dalam referendum 2016.
Pemimpin partai Nicola Sturgeon mengatakan hasil itu memberi mereka mandat yang lebih kuat untuk referendum kemerdekaan kedua.
- Partai Demokrat Liberal
Pemimpin Partai Demokrat Liberal Jo Swinson sejauh ini menjadi satu-satunya pemimpin yang kehilangan kursinya di parlemen.
Dia kalah tipis dari kandidat SNP di daerah pemilihan Dunbartonshire Timur.
Swinson mengatakan memperebutkan kursi sebagai pemimpin partai adalah tantangan khusus, menekankan bahwa dia telah menjadi anggota parlemen mewakili daerah itu selama 12 tahun.
Partainya gagal mencapai kesuksesan dengan janji kampanye mereka untuk membatalkan Brexit jika mereka berkuasa karena diproyeksikan untuk memenangkan sekitar 10 kursi.
- Partai Brexit
Partai Brexit pimpinan Nigel Farage sejauh ini gagal memenangkan satu kursi, tetapi hal itu lebih dikarenakan mereka tidak bertarung di sebagian besar konstituensi.
Sejauh ini, 21 kursi telah dimenangkan oleh kandidat independen.