Rhany Chairunissa Rufinaldo
02 Oktober 2018•Update: 02 Oktober 2018
Nilay Kar Onum
ISTANBUL
Sebanyak 75 warga sipil Irak tewas pada September tahun ini sebagai akibat dari kekerasan di seluruh penjuru negeri, Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) mengatakan pada Senin.
Menurut angka korban yang dilaporkan misi PBB itu, 179 orang juga terluka dalam "aksi terorisme, kekerasan dan konflik bersenjata" di negara tersebut.
Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa Baghdad adalah yang paling parah terkena serangan dengan 101 korban sipil, 31 tewas dan 70 luka-luka.
Disusul dengan kota Anbar dengan 15 tewas dan 37 luka-luka dan kota Salahadin dengan 9 tewas dan 38 luka-luka, pernyataan UNAMI menambahkan.
Irak telah menderita dari kekosongan keamanan yang menghancurkan sejak pertengahan 2014 ketika kelompok teroris Daesh menyerbu kota utara Mosul sebelum merebut wilayah lainnya di Irak dan negara tetangga Suriah.