Maria Elisa Hospita
05 November 2019•Update: 06 November 2019
Hiba Sait
ANKARA
PBB menyerukan penambahan jumlah perempuan untuk misi penjaga perdamaian di Afrika.
"Keberadaan perempuan sebagai penjaga perdamaian di Afrika sangat penting," kata wakil sekretaris jenderal PBB pada Senin.
"Para perempuan memperkuat upaya perlindungan dan meningkatkan kredibilitas upaya kami. Mereka bahkan terlibat dalam mediasi tingkat lokal dan membuat masyarakat merasa lebih aman," papar Amina Mohammed di hadapan Dewan Keamanan PBB.
Mohammed menyerukan untuk mengatasi tantangan praktis yang mungkin dihadapi perempuan saat melayani dalam misi keamanan PBB.
"Misalnya saja kurangnya peluang penempatan. Kita harus lebih banyak upaya untuk mengatasi tantangan-tantangan ini," kata PBB dalam situs resminya.
PBB bersiap menambah jumlah partisipasi perempuan untuk pasukan penjaga perdamaian pada 2020.
Menurut data terbaru, PBB memiliki sekitar 110.000 pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di 13 operasi di seluruh dunia.
Empat persen dari jumlah tersebut adalah perempuan.