Muhammad Abdullah Azzam
06 Januari 2020•Update: 07 Januari 2020
Mustafa Melih Ahıshalı
ISTANBUL
Ali Akbar Velayati, penasihat utama bidang hubungan internasional Ayatollah Khamenei menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) harus meninggalkan wilayah itu, jika tidak wilayah ini akan menjadi Vietnam kedua untuk mereka.
“Jika AS tidak meninggalkan wilayah itu, maka kawasan itu akan menjadi Vietnam kedua bagi mereka,” ujar Velayati, saat berpidato pada program peringatan komandan Qasem Soleimani di Universitas Shahid Beheshti di Teheran seperti yang dikutip oleh kantor berita Fars.
Velayati juga menyatakan bahwa Soleimani memiliki hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan dia adalah pendiri koalisi hubungan Iran-Rusia.
Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengumumkan bahwa Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, komandan senior pasukan Hashd al-Shaabi Irak terbunuh dalam serangan AS di dekat Bandara Baghdad pada 3 Januari kemarin.
Selain dua tokoh kunci itu delapan orang lainnya tewas dalam serangan drone AS itu.
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei bersumpah akan melakukan pembalasan kejam dalam menanggapi pembunuhan sang jenderal.