Chandni
26 Maret 2018•Update: 26 Maret 2018
Alyssa McMurtry
OVIEDO, Spanyol
Mantan pemimpin Catalonia Cales Puigdemont ditahan pada Minggu pagi ketika meninggalkan Denmark dan masuk ke Jerman.
Puigdemont ditahan oleh polisi Jerman, yang memiliki surat perintah penangkapan Eropa atas tuduhan makar dan pemberontakan di Spanyol.
Penangkapan itu menuai reaksi keras di kawasan Catalonia, dimana ribuan warga turun ke jalan untuk melakukan aksi protes.
Di Barcelona, dimana sekitar 55.000 demonstran berkumpul di depan balai kota. Diperkirakan 50 orang mengalami luka-luka, menurut tim medis darurat Catalan, dan tiga orang lainnya ditahan.
Puigdemont diburu di Spanyol sejak Oktober lalu, setelah dia memimpin sesi parlemen dan mengadakan pemungutan suara untuk membebaskan Catalonia dari Spanyol.
Setelah referendum tidak sah itu, Puigdemont melarikan diri dari Spanyol dan pindah ke Belgia. Pada saat itu, pengadilan Spanyol menerbitkan surat perintah penahanan Eropa, namun kemudian dibatalkan.
Jumat pekan lalu, mereka sekali lagi menerbitkan surat perintah baru dan pada Sabtu, pengacara Puigdemont memastikan dia sudah meninggalkan Finlandia, dimana dia mengadakan sejumlah pertemuan.
Pendemo di Catalonia bahkan memadati beberapa jalan tol pada Minggu petang dan menuntut agar "tahanan politik" dibebaskan.
Menurut media Jerman, Puigdemont dibawa ke sebuah penjara di Neumünster dan akan menghadapi meja hijau pada Senin.