Chandni
24 Januari 2018•Update: 25 Januari 2018
Yusuf Ozcan
PARIS
Polisi di Prancis pada Selasa melarang pendukung kelompok teroris PYD/PKK menggelar demonstrasi di depan Kedutaan Besar AS di Paris.
Sekitar 50 pendukung kelompok itu kemudian menghadang stasiun kereta bawah tanah Strasbourg-Saint Denis.
Polisi memblokir mereka di pintu masuk stasiun untuk mencegah aksi vandalisme dan pengrusakan. Mereka bubar tidak lama kemudian.
Pekan lalu, pendukung PYD/PKK merusak dua masjid di Jerman dan satu masjid di Belanda.
PKK dianggap sebagai organisasi teror oleh Turki, AS dan Uni Eropa. Kampanye pemberontakan mereka terhadap Turki sudah berjalan selama lebih dari tiga dekade dan membunuh lebih dari 40.000 jiwa.