Maria Elisa Hospita
11 Maret 2020•Update: 12 Maret 2020
Ahmet Salih Alacaci
KABUL, Afghanistan
Presiden Afghanistan resmi menyetujui pembebasan tahanan Taliban mulai akhir pekan ini.
Pembebasan tahanan adalah salah satu upaya Kabul untuk memulai negosiasi langsung dengan kelompok pemberontak.
Sesuai dengan dekrit yang ditandatangani oleh Presiden Ashraf Ghani, para tahanan Taliban akan diminta memberikan komitmen tertulis yang menyatakan bahwa mereka akan menyerahkan seluruh senjata mereka.
"Sebanyak 1.500 tahanan akan dibebaskan. Setiap harinya dalam 15 hari, kami akan membebaskan 100 tahanan, dengan pertimbangan usia, kondisi kesehatan, dan sisa waktu hukuman penjara," beber juru bicara kepresidenan Sediq Sediqqi pada Selasa.
"Bersamaan dengan negosiasi langsung antara pemerintah Afghanistan dan Taliban, sebanyak 500 tahanan Taliban akan dibebaskan setiap dua minggu. Pembebasan tahanan Taliban adalah bukti niat baik kami," kata dia lagi.
Kabul berharap inisiatif itu akan membawa Taliban ke meja perundingan.
Di bawah kesepakatan AS-Taliban dan deklarasi gabungan Afghanistan-Amerika Serikat yang dicapai pada 29 Februari, Kabul akan membebaskan 5.000 tahanan, sementara Taliban membebaskan 1.000 tawanan.
Awal pekan ini, ketika dilantik sebagai presiden, Ghani mengumumkan bahwa mekanisme pembebasan tahanan Taliban sudah disetujui.