Emre Gurkan Abay
24 Januari 2022•Update: 26 Januari 2022
YEREVAN, Armenia
Presiden Armenia Armen Sarkissian mengumumkan pengunduran dirinya pada Minggu.
Dalam pernyataan tertulisnya, Sarkissian mengatakan tidak memiliki “kekuatan untuk mempengaruhi proses radikal kebijakan dalam dan luar negeri di masa-masa sulit bagi negara dan bangsa.”
Sarkissian juga menambahkan bahwa dia dan kerabatnya telah menjadi sasaran beberapa kelompok politik.
“Saya sudah berpikir lama dan memutuskan untuk mundur sebagai Presiden Republik setelah bekerja selama sekitar empat tahun. Keputusan ini sama sekali tidak emosional, ini mengikuti akal sehat,” kata dia.
Masa jabatan Sarkisyan, yang terpilih sebagai presiden pada 2018, akan berakhir pada 2025.