Rhany Chairunissa Rufinaldo
30 Agustus 2019•Update: 31 Agustus 2019
Zehra Nur Duz
ANKARA
Presiden Recep Tayyip Erdogan menyampaikan pesan untuk memperingati Hari Kemenangan ke-97, hari di mana pasukan Turki mengalahkan pasukan Yunani dalam Perang Kemerdekaan.
Erdogan menggambarkan kemenangan pada 1922 itu sebagai deklarasi keinginan untuk kemerdekaan.
"Bangsa kita siap untuk menunjukkan pengorbanan dan keberanian yang sama demi tanah air hari ini seperti yang terjadi kemarin," ujar dia.
Sang Presiden menambahkan bahwa perjuangan Angkatan Bersenjata Turki di dalam dan di luar perbatasan untuk melindungi kelangsungan hidup nasional adalah contoh yang paling jelas dari tekad negara.
“Kami bertekad untuk menggagalkan semua jebakan terhadap negara kami di Suriah utara, Irak dan Mediterania Timur. Kami tidak akan pernah membiarkan hak-hak bangsa kami dan Siprus Turki dirampas,” tutur dia.
Erdogan juga memberi penghormatan kepada Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Republik Turki, dan mengharapkan rahmat tuhan bagi mereka yang kehilangan nyawa dalam pertempuran.
Hari Kemenangan diperingati untuk mengenang pertempuran terakhir melawan pasukan Yunani di Dumlupinar pada 1922 dan didedikasikan untuk pasukan bersenjata Turki.
Dari 26 Agustus hingga 30 Agustus 1922, pasukan Turki bertarung dalam Pertempuran Dumlupinar di Provinsi Kutahya, di mana pasukan Yunani kemudian berhasil dikalahkan.
Pada akhir 1922, semua pasukan asing meninggalkan wilayah yang satu tahun kemudian menjadi bagian dari kedaulatan Republik Turki.