Muhammad Abdullah Azzam
08 Januari 2021•Update: 08 Januari 2021
TEHERAN
Presiden Iran pada Kamis mengatakan bahwa penyerbuan gedung Kongres Amerika Serikat (AS) oleh pendukung Donald Trump "membuktikan bahwa demokrasi Barat kekurangan aset yang layak," menurut Kantor Berita resmi Iran.
"Trump, sebagai tokoh populis, telah merusak reputasi Amerika," kata Presiden Hassan Rouhani, sambil berharap peristiwa itu bisa menjadi "pelajaran" bagi seluruh dunia dan calon presiden AS.
Dia mendesak pemerintahan Gedung Putih yang akan datang untuk memulihkan "rakyat Amerika ke tingkat yang sesuai dengan mereka dan berdasarkan persyaratan komunitas internasional."
Komentar Rouhani itu datang setelah bentrokan antara pasukan keamanan AS dan pendukung Trump yang melanggar Capitol AS ketika anggota parlemen secara resmi menghitung suara Electoral College untuk mengonfirmasi Joe Biden sebagai Presiden AS berikutnya.
Kekacauan itu menyebabkan kematian empat orang dan 52 orang ditangkap.
Peristiwa tersebut menyebabkan penangguhan pertemuan kongres selama sekitar enam jam, sementara pasukan Garda Nasional dikerahkan untuk menghentikan kerusuhan dan lockdown diberlakukan di Washington.
Kongres berkumpul kembali pada Kamis pagi dan mengesahkan suara Electoral College untuk menetapkan Biden sebagai presiden ke-46 AS.