Rıskı Ramadhan
13 Februari 2018•Update: 14 Februari 2018
Elena Teslova
MOSKOW
Palestina menolak menganggap Amerika Serikat sebagai satu-satunya mediator dalam perundingan dengan Israel, kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas kepada Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Senin.
"Mulai sekarang, kami menolak untuk bekerja sama dengan AS dengan statusnya sebagai mediator, karena kami menentang tindakannya," kata Abbas.
Jika terjadi sebuah pertemuan internasional di masa depan, kata Abbas, Palestina akan bersikeras untuk memiliki mekanisme baru di mana AS akan menjadi bagian dari kelompok mediator dan bukan satu-satunya mediator.
Sementara itu, Putin memberi tahu Abbas bahwa dia telah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui telepon sebelum pertemuannya dengan presiden Palestina.
Putin mengatakan, penyelesaian Palestina-Israel termasuk di antara topik yang dibahas.
Putin menambahkan, Trump menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan pesawat Rusia yang menewaskan lebih dari 70 orang.
Sebelumnya, masyarakat Palestina telah menolak dukungan AS dalam perundingan perdamaian dengan Israel menyusul keputusan Washington untuk secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada awal Desember.
Yerusalem masih menjadi poros konflik Timur Tengah, dengan penduduk Palestina yang menginginkan Yerusalem Timur - yang diduduki oleh Israel sejak 1967 - menjadi ibu kota Palestina di masa mendatang.