Sibel Ugurlu, Enes Kaplan dan Ilkay Guder
ANKARA
Presiden Recep Tayyip Erdogan siap untuk diambil sumpah dan mengumumkan Kabinet di bawah sistem presidensial yang baru pada Senin.
Pemilihan umum pada 24 Juni menandai transisi Turki ke sistem pemerintahan eksekutif presidensial, menghapuskan kursi perdana menteri, dan beberapa perubahan lain.
Erdogan memenangi suara mayoritas dalam pemilu presiden dengan 52,5 persen suara, menurut Dewan Tinggi Pemilihan Umum Turki (YSK).
Pada Sabtu, anggota parlemen Turki yang baru dipilih disumpah di gedung parlemen. Sidang umum dimulai pada pukul 14.00 waktu setempat (1100GMT) di bawah pimpinan Plt. Ketua Parlemen Durmus Yilmaz dan dilanjutkan hingga Minggu dini hari.
Enam ratus anggota parlemen dari tujuh partai politik ini melakukan aksi mengheningkan cipta untuk memberi penghormatan kepada pendiri Republik Turki Mustafa Kemal Ataturk.
Pada Senin, Erdogan akan disumpah di gedung parlemen pada pukul 16.30 waktu setempat (1330GMT).
Juru Bicara Presiden Ibrahim Kalin berkata, "Setelah upacara pengambilan sumpah, Presiden akan mengunjungi Anitkabir [makam Ataturk]."
Dia berkata, inaugurasi Erdogan akan diadakan pada hari yang sama pukul 18.00 waktu setempat (1500GMT) di kompleks kepresidenan.
Upacara ini akan dihadiri oleh 22 kepala negara dan 28 perdana menteri dan ketua parlemen dari negara-negara berbeda, juga representatif dari Turki.
10 ribu orang akan hadir
Sebanyak 10.000 orang akan terlibat dalam upacara ini, termasuk dengan petugas upacara dan para tamu undangan. Warga Turki dari semua lapisan, termasuk guru, pemadam kebakaran, kepala desa, pedagang, penambang hingga dokter gigi diberikan undangan.
Kepala-kepala komunitas agama juga akan hadir dalam upacara ini.
Setelah kunjungan ke Anitkabir, presiden akan memasuki kompleks kepresidenan dengan iring-iringan kavaleri dan band militer Ottoman, Mehter, akan menyambutnya.
Para tentara akan menembakkan 101 peluru sebagai tanda hormat senjata selama Erdogan memasuki kompleks kepresidenan.
Para tetamu akan diberikan suvenir berupa koin Lira Turki yang secara khusus dibuat untuk acara ini. Beberapa koin ini juga akan dilemparkan ke pasar. Juga, prangko khusus akan dicetak untuk hari pengambilan sumpah ini.
Setelah itu, Erdogan akan menggelar makan malam untuk menjamu tamu-tamu kepala negara. Rekan-rekan dekat Erdogan, seperti mantan Kanselir Jerman Gerghard Schroder dan pemimpin Ennahda, Rached Ghannouchi, juga dikabarkan akan hadir.
Wakil-wakil politik dan agama dari masyarakat serumpun --- Balkan, Kaukasia dan Asia Tengah --- juga akan menghadiri upacara ini.
Dalam pidatonya saat pertemuan Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) di parlemen, Erdogan berkata akan mengumumkan kabinetnya di bawah sistem pemerintahan baru pada pukul 21.00 waktu setempat (1600GMT). Sebelumnya, dia juga menyatakan bahwa Kabinet akan masukkan menteri-menteri yang bukan dari partai politik.
Presiden Pakistan, Somalia, Bosnia, Georgia, Venezuela, Zambia, Moldova, dan Emir Qatar adalah beberapa kepala negara yang akan menghadiri upacara pengambilan sumpah Erdogan.
news_share_descriptionsubscription_contact


