Diyar Güldoğan
11 Agustus 2022•Update: 12 Agustus 2022
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu memuji kemitraan strategis antara Turki dan Slovenia yang didirikan pada 2011.
"Saya percaya bahwa solidaritas kami, yang telah berkembang atas dasar persahabatan, aliansi dan kemitraan strategis, akan menjadi lebih kuat di setiap bidang, termasuk proses aksesi Türkiye ke Uni Eropa," kata Erdogan pada konferensi pers dengan mitranya dari Slovenia Borut Pahor. di ibu kota Ankara.
Erdogan menyambut Pahor di kompleks kepresidenan dengan upacara resmi. Selama pertemuan tertutup, para pemimpin membahas hubungan bilateral, proses keanggotaan UE Turki, masalah regional dan internasional.
"Hubungan persahabatan dan kerja sama antara Turki dan Slovenia memberikan kontribusi besar bagi perdamaian dan stabilitas regional," kata Erdogan.
Setelah kudeta yang dikalahkan 2016 di Turki, presiden Slovenia adalah kepala negara Uni Eropa pertama yang mengunjungi Ankara untuk menunjukkan solidaritas.
Ditambahkannya, Ankara dan Ljubljana berpotensi meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan. "Sebagai sekutu NATO, Turki dan Slovenia memiliki langkah yang sama untuk diambil, terutama di bidang pertahanan."
Sementara itu, Pahor mengatakan sebagian besar orang Slovenia mengevaluasi kerja sama dengan Turki "secara positif".