Maria Elisa Hospita
04 Desember 2017•Update: 05 Desember 2017
DOHA, Qatar
Qatar telah mengecam seorang menteri Uni Emirat Arab yang mengklaim bahwa Qatar memediasi kelompok-kelompok pemberontak di Yaman selama mereka berperang di ibu kota Sanaa.
Pemberontak Houthi dan pendukung mantan presiden Ali Abdullah Saleh telah berperang memperebutkan kontrol atas Sanaa, yang mereka kelola bersama sejak 2014.
Menteri Urusan Luar Negeri UEA Anwar Gargash mengatakan Qatar mengupayakan mediasi antara kelompok-kelompok pemberontak yang berperang di Yaman.
"Qatar membantah dan mengecam klaim menteri UEA mengenai mediasi Qatar untuk pihak-pihak Yaman," kata seorang sumber dari kementerian luar negeri yang dilansir oleh kantor berita resmi QNA.
"Qatar menyambut segala bentuk mediasi untuk mengakhiri perang absurd ini, yang telah menyebabkan orang-orang Yaman menderita," tambah dia.
UEA adalah anggota koalisi pimpinan Saudi yang memerangi pemberontak Houthi di Yaman sejak 2015.
Arab Saudi, UEA, Mesir, dan Bahrain memberlakukan blokade atas Qatar dan menuding Qatar mendukung terorisme.
Qatar membantah tudingan tersebut dan menyebut blokade tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional.