Maria Elisa Hospita
26 April 2018•Update: 26 April 2018
Cansu Dikme
ANKARA
Menteri Luar Negeri Qatar pada Rabu mendesak masyarakat internasional untuk menemukan solusi politik bagi krisis Suriah.
"Suriah adalah bencana kemanusiaan paling mengerikan di dunia," tulis Mohammed bin Abdulrahman Al Thani lewat Twitter.
"Adalah tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat internasional untuk meningkatkan akses kemanusiaan dan menemukan solusi politik," ujar dia.
Konferensi internasional untuk membahas krisis Suriah yang diselenggarakan selama dua hari oleh PBB dan Uni Eropa berakhir kemarin di Brussel, Belgia.
Menurut Komisaris UE untuk bantuan kemanusiaan dan penanganan krisis Christos Stylianides, konferensi itu menjanjikan USD4,4 miliar untuk pengungsi Suriah.
Stylianides mengatakan bahwa prioritas utama konferensi itu adalah untuk menemukan solusi politik untuk mendukung perundingan yang dipimpin PBB di Jenewa dan transisi menuju Suriah yang damai, demokratis, dan stabil.
Perwakilan dari 85 negara dan organisasi non-pemerintah menghadiri Konferensi Brussels ke-2 untuk membahas "Mendukung Masa Depan Suriah dan Kawasan".
Suriah telah terkepung dalam perang sipil mematikan sejak 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang kelompok pro-demokrasi dengan brutal. Sejak itu, ratusan ribu jiwa tewas dalam konflik tersebut.