Adham Kako,Levent Tok
01 Februari 2018•Update: 01 Februari 2018
Adham Kako,Levent Tok
GHOUTA TIMUR/ANKARA
Rezim Bashar al-Assad di Suriah pada Kamis dilaporkan mengunakan gas klorin untuk menyerang permukiman sipil di wilayah Ghouta Timur yang berada di bawah pengepungan.
Menurut sumber Pertahanan Sipil (White Helmets), pasukan rezim melepaskan roket darat-ke-darat yang berisi gas klorin ke sekitar distrik Duma di Ghouta Timur yang berada di bawah kendali oposisi.
Sejumlah besar warga sipil, termasuk anak-anak dilaporkan terkena dampak serangan tersebut.
Pihak Pertahanan Sipil telah membawa warga yang terkena dampak serangan ke pusat kesehatan terdekat di wilayah tersebut.
Bulan lalu, rezim Assad juga dua kali menyerang distrik Duma dengan gas klorin.
Sejak 14 November 2017, Pasukan rezim mengintensifkan serangan terhadap permukiman sipil di Ghouta Timur.
Menurut tim Pertahanan Sipil, sejumlah 337 warga sipil, termasuk 12 anggota Pertahanan Sipil, tewas dalam serangan-serangan yang diluncurkan oleh rezim Assad ke Ghouta Timur sepanjang tahun 2017.
Ghouta Timur yang terletak di pinggiran kota Damaskus merupakan rumah bagi sekitar 400.000 penduduk yang setengahnya merupakan anak-anak.
Sejak akhir 2012, daerah tersebut tersebut masih berada di bawah kepungan rezim Assad. Ghouta Timur juga termasuk dalam zona de-eskalasi - yang didukung oleh Turki, Rusia, dan Iran - di mana tindakan agresi dilarang keras.
Meski begitu, rezim semakin memperketat blokade Ghouta Timur sejak April 2017.