Maria Elisa Hospita
22 April 2020•Update: 22 April 2020
Hassan Isilow
JOHANNESBURG
Sekelompok militan bersenjata membunuh 52 pemuda di sebuah desa di Mozambik Utara karena menolak direkrut ke organisasi mereka.
Situs berita Noticias menyebutkan Pasukan Pertahanan dan Keamanan (SDS) mengonfirmasi bahwa pembunuhan itu terjadi pada pekan pertama April.
"Para korban diserang dan dibunuh di desa Xitaxi, distrik Mudumbe, di Provinsi Cabo Delgado," ungkap juru bicara SDS Orlando Mudumane pada Selasa.
Mudumane mengutuk aksi keji tersebut dan menegaskan kembali tekad dan komitmen pemerintah untuk melindungi warga dan memerangi militan.
Dia juga mengimbau para pemuda untuk tidak bergabung dengan kelompok militan atau aktivitas kriminal di negara itu.
Dalam beberapa pekan terakhir, kelompok militan telah meningkatkan serangan di wilayah tersebut.