Maria Elisa Hospita
29 September 2019•Update: 29 September 2019
Alaattin Dogru
DAKAR
Korban tewas akibat Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) telah bertambah menjadi 2.014 sejak wabah menyerang negara itu pada Juli 2018.
Kementerian Kesehatan Kongo mengatakan di antara 3.186 kasus demam yang dilaporkan, sekitar 3.072 dikonfirmasi sebagai kasus Ebola.
Sekitar 69 orang dirawat karena penyakit itu, sementara 989 telah pulih dari virus.
Sementara itu, sekitar 114 orang meninggal dunia karena demam, tetapi tidak dapat diverifikasi apakah mereka meninggal karena virus Ebola.
Ebola - demam tropis yang pertama kali muncul pada 1976 di Sudan dan DRC - dapat ditularkan ke manusia dari hewan liar.
Virus itu juga dilaporkan dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi atau mereka yang meninggal dunia karena virus.
Ebola menyebabkan alarm global pada 2014 ketika wabah itu menewaskan lebih dari 11.300 orang dan menginfeksi sekitar 28.600 orang di Liberia, Guinea, dan Sierra Leone.