Muhammad Abdullah Azzam
20 Maret 2019•Update: 21 Maret 2019
ANKARA
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan negaranya akan mengadakan upacara mengheningkan cipta selama dua menit pada Jumat untuk mengenang para korban tewas dalam serangan teroris di dua masjid di kota Christchurch.
Menurut laporan media lokal, Ardern mengajak para wanita mengenakan jilbab untuk menunjukkan solidaritas dengan warga Muslim.
Ardern menekankan bahwa para pemimpin dunia harus melakukan "aksi kolektif" setelah kejadian serangan teroris itu.
"Beberapa masalah yang ditemui di media sosial tidak dapat diselesaikan berdasarkan kasus per kasus,” ungkap dia.
"Ini bukan hanya masalah Selandia Baru. Pada kenyataannya platform media sosial telah digunakan untuk mempromosikan dan mendorong kekerasan. Yang kita butuhkan adalah bersatu," ungkap Perdana Menteri Selandia Baru.
Pada Jumat lalu, teroris sayap kanan membantai 50 jemaah Muslim dan melukai 48 lainnya saat mereka bersiap untuk melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Noor dan Pusat Islam Linwood di Christchurch, Selandia Baru.