Muhammad Abdullah Azzam
05 Juli 2019•Update: 05 Juli 2019
Adam Abu Bashal
ABUJA
Sedikitnya 11 orang tewas dalam penembakan di sebuah pasar di wilayah Katsina, bagian barat laut Nigeria.
Juru bicara polisi negara bagian Katsina, Gambo Isah mengatakan kepada wartawan bahwa seklompok orang bersenjata tak dikenal melancarkan serangan bersenjata di sebuah pasar di daerah Kankara negara bagian itu.
Isah mengungkapkan setidaknya 11 orang tewas dan banyak lainnya terluka parah dalam serangan itu.
Para korban luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit. Pihak berwenang tengah melakukan penyelidikan terhadap penyerangan tersebut.
Di sisi lain, media lokal melaporkan bahwa korban tewas akibat serangan itu mencapai 16 jiwa.
Penggunaan sepeda motor di beberapa negara bagian dilarang selama beberapa waktu karena adanya serangan bersenjata dengan menggunakan sepeda motor.
Komunitas penggembala nomaden etnis Fulani yang bermigrasi ke bagian selatan Nigeria telah dituduh mencuri hewan-hewan ternak dan menyerang penduduk petani lokal.
Kedatangan komunitas penggembala etnis Fulani ke wilayah selatan Nigeria diawali pada abad ke-18.
Kekerasan antara penggembala dan petani menjadi masalah serius di Nigeria, terutama di kawasan agraris di mana kedua pihak sering saling menuduh.
Banyak pemerintah provinsi, seperti Benue, telah mencoba menyelesaikan pertikaian dengan mengeluarkan undang-undang anti penggembalaan. Namun para penggembala merasa aturan itu tidak adil.
Pengamat mengatakan konflik itu disebabkan perebutan lahan yang makin sengit karena berkurangnya sumber daya alam dan menipisnya kekayaan danau Chad.