Astudestra Ajengrastrı
15 September 2018•Update: 16 September 2018
Said Ibicioglu
KOTA GAZA, Palestina
Jet-jet perang Israel mengebom posisi Hamas di sebelah timur Jalur Gaza pada Jumat, menurut sumber-sumber lokal.
Pesawat-pesawat Israel ini menargetkan titik pengawasan yang terafiliasi dengan Brigade Ezzedine al-Qassam, sayap persenjata gerakan perlawanan Hamas, yang telah berkuasa di Jalur Gaza sejak 2007.
Belum ada informasi korban jiwa atau luka-luka.
Setidaknya tiga orang Palestina, termasuk seorang anak, tewas dan 80 lainnya, termasuk 18 anak-anak, luka-luka pada Jumat karena serangan pasukan Israel di dekat perbatasan Gaza-Israel.
Pada Jumat, masyarakat Palestina berkumpul di area perbatasan untuk melakukan demonstrasi mingguan menentang okupasi Israel yang telah berjalan selama puluhan tahun.
Sejak demonstrasi dimulai pada 30 Maret, sejumlah warga Palestina telah menjadi martir -- sementara ribuan lainnya terluka -- oleh pasukan Israel yang dikirim dari sisi lain perbatasan.
Para demonstran menuntut "hak untuk pulang" ke rumah-rumah dan desa-desa mereka di Palestina yang bersejarah, di mana mereka terusir pada 1948 untuk memberi jalan terbentuknya negara Israel.
Mereka juga menuntut diakhirinya blokade Israel selama 11 tahun atas Jalur Gaza, yang mendera perekonomian daerah pesisir ini dan membuat lebih dari 2 juta penduduknya tak mendapat akses untuk memenuhi kebutuhan dasar.