01 April 2018•Update: 02 April 2018
Esref Musa dan Burak Karacaoglu
ANKARA
Setidaknya 14 warga sipil tewas dalam serangan udara di provinsi Idlib, Suriah Utara, pada Sabtu, kata seorang petugas pertahanan sipil.
Menurut Mustafa Hajj Youssef, direktur badan pertahanan sipil White Helmets di Idlib, serangan udara itu menargetkan desa-desa di Bsenkul, Ariha, dan Dana.
Dia mengatakan banyak warga yang terluka dan dikhawatirkan jumlah korban tewas meningkat.
Dalam tiga minggu terakhir, serangan udara terhadap pemukiman penduduk di wilayah Idlib dan Hama telah menewaskan 112 orang dan melukai 110 lainnya, menurut sumber di pertahanan sipil.
Dikendalikan oleh kelompok bersenjata anti-rezim, Idlib telah mendapatkan serangan udara intens selama satu setengah bulan terakhir.
Idlib dinyatakan sebagai "zona de-eskalasi" sejak Mei lalu di mana segala bentuk agresi dilarang.
Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan ratusan ribu orang terbunuh dalam konflik Suriah.
Suriah telah terjebak dalam perang sipil mematikan sejak Maret 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak serangkaian protes pro-demokrasi dengan kejam.