Hayati Nupus
19 Februari 2020•Update: 19 Februari 2020
Esref Musa, Mehmet Burak Karacaoglu
IDLIB, Suriah
Rusia melakukan serangan udara di zona de-eskalasi di Idlib, Suriah, dan menewaskan setidaknya tiga warga sipil, kata kelompok pertahanan sipil Suriah, Selasa.
Lembaga observatorium pesawat oposisi Suriah mengatakan jet Rusia menargetkan kota Termanin di Idlib dan Darat Izza di Aleppo.
Sedang kelompok pertahanan sipil White Helmets mengatakan tiga warga sipil tewas dalam serangan itu dan sembilan lainnya terluka.
Sementara setelah api berhasil dipadamkan oleh tim pertahanan sipil, kegiatan pencarian dan penyelamatan terus berlanjut.
Menurut kelompok pertahanan sipil, jumlah korban tewas dan terluka bisa jadi akan bertambah.
Sementara itu rezim Bashar al-Assad dan sekutunya terus melakukan serangan udara dan darat secara intensif terhadap pemukiman sipil di zona eskalasi Idlib.
September 2018, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Namun, sejak itu, lebih dari 1.800 warga sipil tewas dalam serangan oleh rezim dan pasukan Rusia yang mengingkari gencatan senjata 2018 dan kesepakatan baru yang dimulai pada 12 Januari.
Lebih dari 1,7 juta warga Suriah mengungsi ke perbatasan Turki karena serangan hebat selama setahun terakhir.
Turki menjadi negara dengan pengungsi terbanyak di dunia, menampung lebih dari 3,7 juta imigran sejak dimulainya perang saudara Suriah itu pada 2011.
* Ditulis oleh Fahri Aksut di Ankara