Muhammad Abdullah Azzam
19 Maret 2019•Update: 20 Maret 2019
Haydar Karaalp
BAGHDAD
Kepala Staf Militer Irak Letnan Jenderal Utsman Ghanimi mengatakan bahwa perbatasan darat antara Suriah dan negaranya akan dibuka dalam waktu dekat.
"Gerbang perbatasan Suriah-Irak akan dibuka dalam beberapa hari mendatang. Kedua negara akan melanjutkan pariwisata dan perdagangan," ungkap Ghanimi dalam sebuah konferensi pers di Damaskus, ibu kota Suriah.
Ghanimi mengungkapkan bahwa negaranya tengah berkoordinasi dengan militer Suriah dalam memerangi melawan terorisme.
“Keamanan Suriah dan Irak adalah satu, tak dapat dipisahkan," tutur dia.
Dalam pernyataan tertulis yang dibuat oleh Kementerian Pertahanan Irak kemarin, Ghanimi bertolak ke Damaskus untuk menghadiri pertemuan delegasi tinggi militer.
Kepala Staf Staf Umum Irak Letnan Jenderal Ghanimi dan Kepala Staf Iran Jenderal Mohammad Bakiri bertemu dengan pemimpin rezim Suriah, Bashar al-Assad di Damaskus.
Di sisi lain, surat kabar al-Diyar di Lebanon mengungkapkan bahwa Assad akan mengunjungi Baghdad dalam waktu dekat.
Pemerintahan Baghdad memiliki tiga gerbang perbatasan dengan Suriah, Rabia, Walid dan Qayim.
Pintu-pintu tersebut sempat diduduki oleh organisasi teroris Daesh selama sekitar 3 tahun.