Astudestra Ajengrastrı
01 November 2018•Update: 01 November 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Tersangka dalam peristiwa anti-Semit yang menewaskan beberapa nyawa di sinagog Pennsylvania didakwa dengan 44 tuduhan pada Rabu, dalam kasus yang dimasukkan sebagai tindakan kriminal kebencian federal.
Robert Bowers, seorang supir truk berusia 46 tahun dari Baldwin, Pennsylvania, didakwa oleh panel juri federal dengan tuduhan-tuduhan terkait penembakan di Sinagog Tree of Life pada Sabtu lalu, di mana 11 orang tewas.
Bowers diduga menggunakan pistol tangan Glock .357 dan senjata laras panjang semiotomatis Colt AR-15 dalam melakukan penembakan. Saat berada di dalam rumah ibadah Yahudi tersebut, Bowers diduga mengatakan dia ingin "membunuh Yahudi", menurut dokumen pengadilan.
Dakwaan untuk Bowers termasuk satu tuduhan menghalangi kebebasan menjalankan ajaran agama yang menyebabkan kematian untuk setiap orang dari 11 individu yang dibunuhnya. Dia juga menghadapi 11 dakwaan penggunaan senjata api untuk membunuh, dua dakwaan menggunakan senjata berbahaya untuk melukai penegak hukum dan 11 dakwaan penggunaan senjata api dalam kejahatan kriminal.
Selain 11 orang yang terbunuh pada Sabtu, dua jemaat lainnya menderita luka kritis. Empat penegak hukum yang merespons panggilan darurat saat kejadian juga terluka.
Jaksa Agung Jeff Sessions berkata "kebencian dan kejahatan atas dasar agama tak boleh punya tempat di masyarakat kita" saat mengumumkan dakwaan.
"Setiap warga Amerika berhak menghadiri rumah ibadah mereka dengan aman," ujar dia melalui sebuah pernyataan. "Dugaan kejahatan ini sangat jahat dan memuakkan, berlawanan dengan nilai-nilai negara kita."
Para jaksa penuntut menyiratkan berencana menuntut Bowers dengan hukuman mati, namun belum ada keputusan resmi yang diumumkan.
Sementara itu, prosesi pemakaman para korban tewas telah dimulai sejak Selasa.
Bowers juga menghadapi dakwaan dari negara bagian, termasuk pembunuhan ganda, intimidasi etnis dan serangan brutal.