Maria Elisa Hospita
15 Januari 2019•Update: 15 Januari 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Pemerintah Thailand berupaya mengakhiri polusi udara yang menyelimuti ibu kota dengan hujan buatan.
Harian lokal The Nation melaporkan bahwa polusi udara di sejumlah tujuan wisata utama Thailand telah mencapai tingkat berbahaya.
Meningkatnya polusi juga menyebabkan toko-toko kehabisan stok masker.
Saat ini pemerintah setempat membersihkan jalan tersibuk di Bangkok dengan galon air dan akan menyemprotkan air ke langit untuk menghasilkan hujan buatan.
"Pihak berwenang akan mengerahkan dua pesawat dengan teknologi pembuat hujan artifisial untuk menurunkan hujan di timur Bangkok pada Selasa malam," tulis surat kabar Bangkok Post dalam laporannya.
Sebanyak 60 truk air dari Royal Thai Army (RTA) dan Bangkok Metropolitan Administration (BMA) menyemprotkan air di jalan-jalan ibu kota.
Selain itu, undang-undang ketat yang melarang penggunaan kendaraan yang mengeluarkan asap knalpot hitam juga akan segera disahkan.
Menurut Badan Pengendalian Polusi (PCB) setempat, selama beberapa hari berturut-turut jumlah partikel debu di udara melewati batas aman 50 mikrogram per meter kubik udara selama siang hari.
Proses pembuatan hujan diperkirakan akan berlanjut hingga akhir pekan ini.