Nani Afrida
04 Oktober 2019•Update: 04 Oktober 2019
Mehmet Hatipoglu
ATHENS
Yunani, Bulgaria dan Administrasi Siprus Yunani sepakat untuk membentuk Inisiatif Rute Migrasi Mediterania Timur (EMMI) untuk memerangi arus migrasi ilegal di Mediterania Timur, kata Kementerian Perlindungan Warga Yunani dalam siaran pers pada Kamis.
"Ini akan menjadi inisiatif bersama pertama dari negara-anggota garis depan," kata kementerian dalam pernyataan itu.
Inisiatif ini akan dipresentasikan di Dewan Urusan Dalam Negeri dan Keadilan Uni Eropa pada 7 Oktober mendatang di Luksemburg.
Menurut pernyataan itu, Yunani, Bulgaria dan Siprus Yunani akan mengusahakan implementasi Pernyataan Bersama UE-Turki 2016 secara lebih efektif.
Tiga negara tadi mengatakan bahwa mereka menganjurkan upaya Turki untuk menerapkan klausul Pernyataan Bersama UE-Turki, dengan mencegah pengaturan rute migrasi ilegal baru di Eropa, memastikan kembalinya migran yang efektif dan memberantas jaringan perdagangan migran.
"Dalam konteks ini, ketiga negara mendorong UE dan negara-negara anggota untuk mempertimbangkan mengalokasikan lebih banyak sumber daya ke negara-negara di wilayah Mediterania Timur yang lebih luas, berdasarkan komitmen yang disepakati bersama," kata pernyataan itu.
Prakarsa ini juga mendorong UE untukmemberikan dana ekstra dalam anggaran 2021-2026 untuk menangani masalah pengungsi dan migrasi.
Lebih lanjut ditambahkan tujuan EMMI juga untuk menyoroti tantangan migrasi besar yang dihadapi oleh negara-negara garis depan Mediterania Timur.