Maria Elisa Hospita
20 Maret 2018•Update: 20 Maret 2018
Diyar Guldogan
ANKARA
Tiongkok tengah berupaya menciptakan 13 juta lapangan pekerjaan pada 2018, kata Perdana Menteri Li Keqiang, Selasa.
Dilansir dari kantor berita Xinhua, Li mengatakan, target minimum adalah 11 juta, namun pemerintah akan bekerja keras untuk mencapai target.
Selama lima tahun terakhir, lebih dari 66 juta lapangan kerja di perkotaan telah diciptakan, dan tahun ini, sedikitnya tiga juta tenaga kerja dari perdesaan akan mencari pekerjaan ke kota.
"Ini merupakan tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan kesempatan kerja bagi rakyatnya," ujar Li.
Li menekankan bahwa ada sekitar 280 juta tenaga kerja dari desa yang mengadu nasib di kota-kota besar.
Dia menambahkan, pemerintah harus bekerja "sangat keras" untuk menyediakan pekerjaan bagi lulusan perguruan tinggi, anggota militer yang didemobilisasi, maupun tenaga kerja yang terdampak kelebihan kapasitas.