Maria Elisa Hospita
11 Mei 2018•Update: 12 Mei 2018
Merve Aydogan
ANKARA
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis mengumumkan bahwa lima pimpinan kelompok teror Daesh "yang paling dicari" telah ditangkap di Irak.
"Lima pemimpin ISIS paling dicari baru saja ditangkap!" tulis Trump lewat akun Twitter-nya, setelah televisi negara Irak pada Rabu melaporkan bahwa badan intelijen negaranya telah menjebak para teroris untuk menyeberangi Suriah, kemudian menangkap mereka.
Kolonel Ryan Dillon, juru bicara Tugas Gabungan Operasi Inheren Resolve (CJTF-OIR), juga menyebutkan mengenai penangkapan para pimpinan Daesh itu.
"Irak menangkap 5 pemimpin kunci Daesh selama Operasi Round Up. Penangkapan ini merupakan pukulan telak bagi Daesh," ujar dia, dengan menambahkan, "CJTF-OIR berkomitmen tehadap kekalahan abadi Daesh dan pengaturan situasi untuk stabilisasi,"
Pada Rabu, televisi pemerintah Irak mengumumkan penangkapan teroris sekaligus merilis sejumlah foto dan kartu identitas mereka.
Menurut pihak militer, pemimpin kelompok teror tersebut, Abu Bakar al-Baghdadi bersembunyi di suatu tempat di perbatasan Irak-Suriah.
Desember lalu, pemerintah Baghdad menyatakan bahwa kehadiran militer Daesh di Irak telah diberangus habus berkat operasi yang didukung oleh Aliansi Internasional pimpinan AS. Namun, dari waktu ke waktu, sejumlah anggotanya mulai bermunculan kembali di beberapa bagian negara.