Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Januari 2021•Update: 09 Januari 2021
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa administrasi baru akan mulai menjabat akhir bulan ini.
Pernyataan itu disampaikan pada Kamis malam, sehari setelah para pendukungnya menyerbu gedung Capitol, tempat Dewan Perwakilan dan Senat berkantor.
"Pemerintahan baru akan diresmikan pada 20 Januari. Fokus saya sekarang beralih ke memastikan transisi yang lancar, tertib dan mulus. Momen ini menyerukan pemulihan dan rekonsiliasi," kata Trump dalam sebuah video di Twitter, tanpa menyebut nama Presiden terpilih Joe Biden.
Dia mengatakan AS telah mengalami pemilu yang tegang dan emosi tinggi dan sekarang emosi itu harus didinginkan dan ketenangan harus dipulihkan.
Trump juga menyerukan undang-undang pemilu untuk memverifikasi identitas dan kelayakan semua pemilih dan untuk memastikan keyakinan dan kepercayaan dalam semua pemilu di masa mendatang.
Dalam pidatonya, presiden mengkritik para perusuh, mengatakan bahwa dia marah atas serangan keji di gedung Capitol dan para penyerang telah mencemari kursi demokrasi Amerika.
"Kepada mereka yang melakukan tindak kekerasan dan perusakan, Anda tidak mewakili negara kami. Bagi yang melanggar hukum, Anda akan membayarnya," tambah dia.
Ratusan demonstran pro-Trump menyerbu gedung Capitol AS pada Rabu dan menimbulkan kekerasan yang mengakibatkan empat orang tewas.
Lebih dari 50 orang telah ditangkap dan puluhan orang juga terluka.
Trump dan sekutu politiknya selama berbulan-bulan menuduh bahwa pemilihan presiden dicurangi dan menyebutnya sebagai sebuah penipuan.