Maria Elisa Hospita
02 Juni 2020•Update: 03 Juni 2020
Firdevs Bulut
ANKARA
Sony menunda acara peluncuran PlayStation 5 yang dijadwalkan untuk digelar Kamis ini.
"Kami telah memutuskan untuk menunda acara peluncuran PlayStation 5 pada 4 Juni. Meskipun kami paham bahwa para gamer di seluruh dunia sangat menanti-nantikan PS5, kami merasa saat ini bukanlah waktu yang tepat," kata perusahaan itu lewat Twitter.
"Sony menundanya agar suara-suara yang lebih penting didengar," tambah Sony.
Penundaan terjadi di tengah meluasnya gelombang protes di Amerika Serikat karena kematian George Floyd.
Floyd, 46, seorang pria kulit hitam asal Minneapolis, Amerika Serikat, ditangkap polisi Senin pekan lalu, saat dia diduga menggunakan uang palsu untuk membayar di sebuah toko.
Rekaman video yang beredar di Facebook menunjukkan dia diborgol dan tak menunjukkan perlawanan apa pun.
Namun, polisi mengklaim Floyd berontak. Salah satu polisi, Derek Chauvin, tampak menduduki leher Floyd selama hampir sembilan menit.
Kata-kata terakhir Floyd adalah "Saya tidak bisa bernapas" yang kemudian menjadi slogan unjuk rasa.
Kematian Floyd telah memicu aksi protes di seluruh AS sejak Selasa pekan lalu. Unjuk rasa terus berlangsung hingga Selasa atau hari ketujuh.