Tugcenur Yilmaz
15 Desember 2018•Update: 16 Desember 2018
Tugcenur Yilmaz
ANKARA
Turki akan melanjutkan operasi antiterornya di wilayah Sinjar, utara Irak, selama masih ada kelompok teror di sana.
Dalam pernyataan tertulis, juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy mengatakan teroris PKK telah menggunakan tanah Irak sebagai basis untuk menyerang Turki selama bertahun-tahun.
"Akibat serangan ini, puluhan ribu penduduk kami tewas," ujar Aksoy.
"Aktivitas kelompok teror PKK di tanah Irak dan Suriah menjadi masalah keamanan nasional," kata dia lagi.
Dalam kampanye teror melawan Turki selama lebih dari 30 tahun, PKK - yang didaftarkan sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa - telah bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.