Mehmet Şah Yılmaz
08 September 2021•Update: 08 September 2021
ANKARA
Turki dan Mesir mengadakan pembicaraan konsultasi politik putaran kedua di ibu kota Ankara pada Selasa.
Wakil Menteri Luar Negeri Turki Sedat Onal dan sejawatnya dari Mesir Hamdi Sanad Loza memimpin delegasi masing-masing, kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki.
Pernyataan Otoritas Turki mengungkapkan kedua pihak membahas masalah bilateral selama hari pertama pembicaraan, dan para delegasi akan bertukar pandangan tentang masalah-masalah regional pada hari kedua pembicaraan pada Rabu.
"Para pihak berkeinginan untuk memajukan dan menormalkan hubungan atas dasar saling menguntungkan," imbuh mereka.
Pada tanggal 5 Mei, delegasi Turki yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Sedat Onal mengunjungi Kairo atas undangan Mesir.
Di akhir kunjungan, kedua negara mengeluarkan pernyataan bersama yang menggambarkan pembicaraan mereka berlangsung secara "terus terang dan mendalam."
Kairo dan Ankara telah menunjukkan tanda-tanda positif dalam beberapa bulan terakhir, termasuk dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu tentang kemungkinan kedua negara bernegosiasi untuk membatasi perbatasan laut mereka di Mediterania Timur.
Pada 7 Mei, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan dimulainya fase baru dalam hubungan negaranya dengan Mesir, dia menekankan bahwa pembicaraan akan berlanjut, dan berkembang.
Hubungan Turki-Mesir terus berlanjut pada tingkat charge d'affairs sejak 2013. Selama periode ini, pertemuan singkat antara menteri luar negeri kedua negara diadakan dalam berbagai kesempatan.
Sementara itu, Kedutaan Besar Turki di Kairo dan Konsulat di Alexandria, serta Kedutaan Besar Mesir di Ankara dan Konsulat di Istanbul, tetap beraktivitas seperti biasa.