Muhammad Abdullah Azzam
06 Maret 2021•Update: 06 Maret 2021
Nazli Yuzbasioglu
ANKARA
Program Masyarakat Sipil Turki dan Uni Eropa (UE) menyediakan platform di mana kelompok masyarakat sipil dari kedua belah pihak saling berbagi informasi dan pengalaman dan memiliki kesempatan untuk terus berkembang dan berdialog.
Program tersebut didukung oleh Turki dan Uni Eropa (UE) dan dilaksanakan oleh Kementerian Luar Negeri Turki.
Peringatan 10 tahun program tersebut, yang didanai oleh Instrumen Bantuan Pra-aksesi (IPA), akan dirayakan pada Selasa depan secara virtual termasuk panel, pameran, dan konser.
Acara bertema "10 Tahun Dialog," menghadirkan berbagai pembicara termasuk Wakil Menteri Luar Negeri dan Direktur Urusan Uni Eropa Faruk Kaymakci, Kepala Delegasi Uni Eropa untuk Turki Nikolaus Meyer-Landrut, dan pejabat tinggi lainnya bersama dengan jurnalis.
Panel itu akan menampilkan cerita dari para dermawan tentang proyek yang dilakukan sejak awal program.
Acara online tersebut akan menggelar pameran virtual yang menampilkan foto-foto proyek yang terkait dengan program dialog, dan pianis Gulsin Onay akan tampil dalam konser singkat.
Program Dialog Masyarakat Sipil menyatukan badan-badan masyarakat sipil di Turki dan UE, dan membawa norma-norma UE bersama contoh praktik yang baik untuk Turki, yang merupakan kandidat anggota UE.
Hampir EUR50 juta (USD60 juta) dana telah dialokasikan untuk sekitar 400 proyek dan lebih dari 650 kemitraan yang dikhususkan untuk dialog.