Muhammad Abdullah Azzam
11 September 2020•Update: 14 September 2020
Ali Murat Alhas, Sena Guler
ANKARA
Menteri luar negeri Turki pada Kamis mengatakan negaranya mengharapkan Uni Eropa bertindak sebagai "perantara yang jujur" di kawasan Mediterania Timur.
“Jika Anda adalah bagian dari masalah, bagaimana Anda bisa menengahi antara Turki dan Yunani? Atau, antara Turki dan Siprus Yunani,” kata Cavusoglu saat berbicara kepada Komite Hubungan Luar Negeri Parlemen Eropa melalui konferensi video.
Yunani dan negara-negara lain mencoba untuk menguasai wilayah maritim Turki dan hak eksplorasi energi, meski tidak ada negara yang memiliki garis pantai yang lebih panjang di kawasan Mediterania.
Turki secara konsisten menentang upaya Yunani untuk mendeklarasikan zona ekonomi eksklusif yang sangat besar, melanggar kepentingan Turki.
Ankara juga mengatakan sumber energi di dekat pulau Siprus harus dibagi secara adil antara Republik Turki Siprus Utara (TRNC) - yang telah mengeluarkan lisensi perusahaan minyak negara Turki, Turkish Petroleum - dan pemerintahan Siprus Yunani di Siprus Selatan.
Dialog untuk berbagi sumber daya ini secara adil akan jadi solusi bersama bagi semua pihak, kata otoritas Turki.