Rıskı Ramadhan
20 Februari 2018•Update: 21 Februari 2018
Sibel Ugurlu
ANKARA
Juru Bicara Kepresidenan Turki pada Selasa mengatakan bahwa kabar dugaan kesepakatan antara kelompok teroris PYD/YPG dengan rezim Bashar al-Assad mengenai Afrin jelas bertujuan "propaganda".
Ibrahim Kalin melalui akun Twitter-nya mengatakan, "Berita tentang kesepakatan PYD/YPG dengan rezim mengenai Afrin jelas bertujuan propaganda. Namun, itu tidak berarti bahwa tidak ada serangkaian tawar-menawar tersembunyi dan kotor."
Dia menegaskan bahwa Operasi Ranting Zaitun akan terus berlanjut sesuai rencana hingga tujuan tercapai.
Turki pada 20 Januari lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Pihak militer juga memastikan bahwa "sangat penting" supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.